Apa Penyebab AC Milan Terpuruk?

0
23

Apa Penyebab AC Milan Merosot? Adriano Galliani adalah salah satu direktur dengan masa kerja terpanjang di AC Milan. Jadi dia tentu tahu faktor pasti yang menyebabkan klub berjuluk Rossoneri itu mengalami penurunan hingga sekarang.

Prestasi Milan terus menurun setiap tahun. Seperti diketahui bahwa raksasa Italia itu terakhir memenangkan gelar Serie A Italia pada 2011 lalu. Periode itu tepat sebelum masa kejayaan Juventus dimulai.

Dari tim dengan status juara bertahan, awalnya Milan masih bisa tetap berada di papan atas Serie A dan dapat bersaing dengan tim seperti Juventus dan Napoli. Namun seiring waktu, prestasi mereka memburuk musim demi musim.

Bahkan AC Milan terlempar dari 10 besar klasemen Liga Serie A Italia musim ini. Saat ini Rossoneri sedang mencoba merangkak naik ke papan atas dan sekarang peringkat 7 di klasemen dengan 36 poin.

Penyebab Alami Penurunan Milan

Galliani sebenarnya juga bertanggung jawab atas penurunan yang menimpa AC Milan saat ini. Sebab, dia baru saja meninggalkan San Siro pada 2017 lalu.

Milan mengalami penurunan kinerja yang signifikan setelah menjual pemain bintangnya. Ini terkait dengan transfer Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva ke PSG pada 2012 lalu ke Top Calcio 24.

Mereka berhasil memenangkan scudetto di musim 2010/11 dan juga hampir mendapatkannya di musim 2011/12, tetapi AC Milan gagal menjelang akhir.

AC Milan dilaporkan memiliki ambisi untuk memenangkan Coppa Italia pada saat itu, sehingga mereka membuat kesalahan dengan Thiago Silva yang terlalu mengikat.

Kegagalan Transfer Mourve Tevez

Sebenarnya Galliani telah merencanakan konstruksi komposisi skuad Milan menjadi lebih baik daripada ketika mereka pertama kali mendapatkan Scudetto. Saat itu, salah satu pemain target adalah Carlos Tevez.

Namun sayangnya nasib tidak ada di pihak mereka. Milan gagal mendatangkan Tevez. Dua tahun kemudian, striker Argentina itu memutuskan untuk bergabung dengan Juventus dan meraih kesuksesan di sana.

Jika pada saat itu Milan berhasil mendapatkan Tevez maka ceritanya akan berbeda lagi, mereka seharusnya memenangkan Scudetto pada 2012. Galliani benar-benar menginginkan garis serangan dengan Ibrahimovic dan Tevez, tetapi kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang dia lakukan. telah merencanakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here